KPU Provinsi Sulawesi Barat Seleksi Anggota PPK/PPS Mamuju Tengah

KPU Provinsi Sulawesi Barat Seleksi Anggota PPK/PPS Mamuju Tengah

Anggota Komisioner KPU Provinsi Sulawesi Barat Nurdin Pasokkori, S.Ip, M.Si saat ditemui di Sekretariat KPU Mamuju Tengah. 05/05/15


Website Resmi Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah,

Topoyo,- Komisi pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Barat sebagai penanggung Jawab penyelengaraan Pemilihan kepala Daerah (Pilkada) di kab. Mamuju tengah membuka pendaftaran Calon Anggota PPK/PPS Pilkada se kabupaten mamuju tengah, Hal ini diungkapkan oleh Komisioner KPU Provinsi Nurdin Pasokkori, S.Ip, M.Si saat ditemui di sekretariat KPU Mamuju Tengah.(Selasa 05/05/15).

Pendaftaran PPK/PPS itu sendiri sifatnya Perpanjangan pendaftaran karena jumlah pendaftar sebelumnya belum memenuhi jumlah kuota yang di syaratkan sehingga pendaftaran yang seharusnya berakhir tanggal 30 april kemudian di perpanjang hingga 05 Mei 2015.

“ Pendaftaran untuk PPK/PPS di Mateng diperpanjang karena jumlah pendaftar belum cukup, terutama pendaftar PPS dimana masih ada Desa yang belum memenuhi kuota ” Ungkapnya.

Ditanya soal penyelenggara pemilu di mateng yang masih belum memiliki komisioner, beliau mengatakan bahwa memang sudah menjadi tanggung jawab KPU Provinsi untuk mengawal sampai terpilihnya Komisioner Mateng secara Definitif.

“khusus Mateng karena Pilkada nya serentak dengan kab. Mamuju maka yang menjadi penyelenggara adalah KPU Provinsi Sulawesi Barat, berbeda dengan Provinsi Kaltara karena pilkada nya tidak serentak dengan Provinsi Kaltim maka yang menjadi penyelenggara adalah KPU Provinsi Kaltim”, imbuhnya.

Tahapan Pendaftaran Calon Anggota PPK/PPS Pilkada Mateng 2015 akan berakhir tanggal 05 Mei 2015, tes tertulis pada tanggal 11 mei 2015, tes wawancara tanggal 13-14 mei 2015, pengumuman hasil tanggal 15 mei 2015.

“ kita harapkan semoga para anggota PPK/PPS yang terpilih nantinya adalah orang-orang yang mendukung proses Demokrasi dalam Pemilihan Umum di kabupaten Mamuju tengah seperti yang sebelum-sebelumnya demi  pembangunan di kabupaten termuda di Provinsi sulawesi Barat ini”. Jelasnya.

(AM)