Kemanusiaan dan Nenek Saina
Dinamisme Kemanusian dan Kemiskinan di Kabupaten Mamuju Tengah

Kemanusiaan dan Nenek Saina

Bupati Mamuju Tengah H. Aras Tammauni dan Nenek Saina


Website Resmi Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah, Nenek Saina potret salah satu masyarakat Kab. Mamuju Tengah yang tengah menjadi viral di medsos. Nenek yang beralamatkan Desa Kambunong, Kec. Karossa, Kab. Mamuju Tengah. Nenek Saina adalah seorang janda yang sudah uzur dengan usia 80 tahun. Ia tengah menjadi pembicaraan oleh banyak orang dikarenakan ia tinggal seorang diri di sebuah rumah yang kondisinya sudah tidak layak huni.

Sabtu, 12 Agustus 2018 Pemerintah mamuju Tengah beserta gabungan SKPD Kab. Mamuju Tengah turut juga Ketua DPRD Mateng, H.Arsal Aras, Pabung Mateng, Mayor inf Sahabuddin, Kepala OPD kabupaten Mateng, Camat Karossa, Hj.Nahda, Camat Topoyo, Hajai, Danramil 1418-04 Budong-budong, Kapten Inf Muktar, Kapolsek Budong-budong, AKP Haeruddin, Kapolsek Karossa, AKP Bayu Rahardian serta beberapa ratus orang lainnya menyambangi rumah nenek Saina untuk melihat kondisi dan sekaligus merevitalisasi rumah huniannya.

Dikutip dari penjelasan Bupati Mamuju Tengah “bahwa program kami semata-mata murni demi kemanusian, biaya perbaikan rumah Nenek Saina bukan berasal dari anggaran  APBD, semuanya murni dari bantuan semua SKPD di Kab. Mamuju Tengah”. Beliau juga mengatakan bahwa ia barusan mendapatkan laporan bahwa ada masyarakat Kab. Mamuju Tengah yang taraf kemiskinannya seperti ini, kedepannya mulai dari 2017 sampai tahun 2021 Pemda Mamuju Tengah akan melakukan program bedah rumah paling sedikit 15 rumah per tahun sekab. Mamuju Tengah tanpa melihat dia berasal dari dari daerah mana, yang diprioritaskan adalah rumah yang seperti hunian nenek Saina yang tidak layak huni.

Potret kemanusian yang ditampakkan Pemkab Mamuju Tengah yang berbicara mengenai kemiskinan, dapat ditangkap pesan yang dibawanya  bahwa boleh saja kita miskin harta namun miskin hati haruslah jauh dari hati masyarakat Mamuju Tengah, diharapkan agar kedepannya Pemerintahan Mamuju Tengah dari tingkat Desa, Kelurahan sampai dengan Kecamatan agar jangan sampai kecolongan lagi dengan hal-hal kemanusian seperti ini. Mamuju Tengah yang sering disebut-sebut sebagai “Indonesia Mini” harus menjadi ikon Pancasila seperti dikutip dari Sila Kedua “Kemanusiaan yang Adil dan Beradab” dan Sila kelima “Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Bravo Mamuju Tengah…!!

Sumber foto : Humas Mateng

Kontributor : MSN